shopify visitor statistics
Thursday , August 17 2017
Breaking News
Home / Tag Archives: syarat sertifikasi guru

Tag Archives: syarat sertifikasi guru

Nasib guru yang tidak lulus PLPG tahun 2014

Seperti kita ketahui bahwa pada tahun 2014, banyak guru yang tidak lulus PLPG. Bahkan ada yang telah mengikuti PLPG sebanyak 2 (dua) kali atau lebih bahkan 3 (tiga) kali atau selama 3 tahun berturut-turut. Bagi yang belum ikut PLPG hal ini mungkin tidak menjadi pertanyaan karena mereka pastinya akan mengikuti PPG dalam jabatan pada tahun 2015. Beberapa guru mempertanyakan bagaimana nasib mereka yang tidak lulus PLPG pada tahun 2014..?. Pertanyaan ini muncul kemungkinan di sebabkan oleh perubahan pola pelaksanaan sertifikasi guru dari PLPG menjadi PPG dalam Jabatan. Banyak guru yang merasa hawatir tentang hal ini, apakah mereka tetap terpanggil pada tahun 2015 atau tidak, karena pola yang mereka ikuti selama ini adalah PLPG. Sebagaimana yang telah dituliskan sebelumnya (Baca : Persyaratan peserta PPG dalam Jabatan tahun 2015) yang menyatakan bahwa persyaratan peserta PPG dalam jabatan pada tahun 2015, tidak adanya pembatasan masa kerja seorang guru. Namun pada saaat ini masih banyak guru yang terangkat sebelum 01 Januari 2006, olehnya itu yang di prioritaskan mengikuti PPG dalam Jabatan adalah guru yang terangkat sebelum 01 Januari 2006.

Berdasarkan hal tersebut maka guru yang tidak lulus PLPG akan tetap terpanggil mengikuti PPG dalam jabatan pada tahun 2015.

Cara membaca kode Nomor Peserta Sertifikasi Guru

Pembayaran tunjangan sertifikasi guru pada akhir-akhir ini muncul berbagai persoalan yang membuat beberapa guru menjadi gelisa. Mulai ketika jumlah jam mengajar tidak mencukupi 24 jam setiap minggu, sampai saat ini muncul persoalan baru ketika data dapodik di luncurkan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penjaminan Mutu, beberapa guru datanya tidak valid ketika diinput di sistem dapodik. Persoalan ini memunculkan beberapa pertanyaan bagi guru, hingga menibulkan prasangka yang tidak baik bagi operator dapodik.  Pertanyaan ini harus terjawab agar para guru dapat memahami dan tidak menimbulkan prasangka yang tidak baik. Info sertifikasi guru dapat menjawab hal ini, cukup memahami arti nomor peserta sertifikasi yang telah dimiliki oleh guru. Nomor peserta ini penting untuk di ketahui agar guru dapat mengetahui beberapa hal terkait data sertifikasi guru.

Nomor peserta sertifikasi guru terdiri dari 14 (empat belas) angka. Angka ini terbagi dalam 6 (enam) kelompok yang masing-masing memiliki arti. Arti dari angka tersebut adalah tahun sertifikasi, provinsi, kabupaten, bidang studi, kementerian, dan nomor urut yang di keluarkan dari masing-masing kabupaten/kota.

Memahami kode peserta berikut saya jelaskan satu persatu agar guru dapat memahaminya. Saya akan mengambil salah satu contoh nomor peserta yaitu 09180802010888. Membaca nomor peserta ini kemudian saya bagi menjadi enam bagian dengan seperti contoh :

09 18 08 020 1 0888

Sekarang apa arti masing-masing kelompok tersebut?. Saya mulai dari kelompok pertama yaitu 09 menunjukkan kode tahun sertifikasi. Jadi bagi guru yang memiliki nomor peserta yang diawali dengan 09 berarti guru tersebut di sertifikasi pada tahun 2009. Jika kodenya 10 berarti di sertifikasi pada tahun 2011, begitu seterusnya.

Kelompok kode selanjutnya ada 18, menujukkan provinsi tempat sertifikasi dan terkait dengan rayon pelaksana sertifikasi guru. Kode 18 menunjukkan kode Provinsi Sulawesi Tengah atau disertifikasi di Rayon 125 Universitas Tadulako.

Kelompok berikutnya adalah kode Kabupaten/Kota. Kode 08 seperti contoh yang saya berikan menjukan peserta bersal dari kabupaten Parigi Moutong. Kode 60 dari Kota Palu, 01 dari Banggai Kepulauan, dan 02 Donggala. Khusus kode 02 ada yang berasal dari Kabupaten Sigi, karena saat pelaksanaan sertifikasi guru guru yang bersangkutan masih berada di bawah naungan Kabupaten Donggala.

Selanjutnya 020 yang terdiri dari 3 angka, menjukkan kode bidang studi sertifikasi. Kode 020 merupakan kode dari bidang studi Guru Kelas TK, selanjutnya untuk kode yang lainnya dapat anda download (klik disini) atau disini. Kode bidang studi ini hanya berlaku untuk setiap jenjang pendidikan (TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA). Adapula kode yang berlaku untuk jenjang SMP dan SMA seperti contoh kode PKn, Matematika, dan Bahasa Indonesia, dan beberapa kode lainnya. (Klik disini)

Angka 1 pada kode berikutnya menunjukkan Departemen atau Kementerian tempat guru mengabdi. Angka 1 menunjukkan guru yang bersangkutan berada dalam Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kode 2 berarti di bawah naungan Kementerian Agama, kode 3 Kementerian Kelautan, kode 4 Kementerian Perindustrian, dan kode 5 Kementerian Pertanian.

Kelompok yang terkahir yang terdiri dari 4 angka merupakan nomor urut. Urutan angka yang menjadi syarat sertifikasi guru yang diurut berdasarkan Kabupaten Kota.

Scroll To Top